Sawahlunto,–Sebanyak 146 anak yang berasal dari 14 SD ikuti Festival Permainan Tradisional Tingkat SD diselenggarakan Dinas Kebudayaan Peninggalan Bersejarah dan Permuseuman Kota Sawahlunto di Museum Goedang Ransoem.
Pestival itu dibuka langsung Walikota Sawahlunto Deri Asta ditandai dengan pemukulan tambur yang dihadiri Kepala Sekolah dan Tim pendamping dati sekolah yang ikut dalam pestival tersebut
Walikota Sawahlunto Deri Asta sangat mengaspresiasi pestival permainan tradisional tingkat SD karena “Kita menilai permainan tradisional sebagai permainan yang memberi banyak dampak positif pada anak, yakni menumbuhkan kecerdasan emosional dan kecerdasan bersosialisasi dengan teman dan lingkungan.

Untuk itu perlu didorong anak-anak kita supaya kembali hobi melakukan permainan tradisional,” Saat ini kata Wali Kota Deri Asta karena anak-anak sudah diberikan gadget (gawai/smartphone) memberi dampak perlahan-lahan anak mulai tidak tertarik pada permainan tradisional.

“Ini yang menjadi PR kita sekarang, bagaimana agar anak-anak tidak over atau berlebihan dalam bermain gadget. Mereka harus seimbang dalam bermain gadget dengan bermain tradisional, agar tidak terdampak negatif dari pengaruh gadget,” kata Wali Kota Deri
Adanya Festival Permainan Tradisional tersebut menjadi salah satu langkah pemerintah dalam mensosialisasikan kembali hobi bermain tradisional tegasnya lagi (ML)