13 orang Niniak Mamak Nagari Sungayang dilewakan, Ini Pesan Bupati

Spread the love

Tanah Datar,—13 orang Niniak Mamak dari suku Kutianyir, suku Melayu Mandailing, suku Piliang, dan suku Chaniago Nagari Sungayang Kecamatan dilewakan di Balai KAN Sungayang

Prosesi melewakan gala itu juga dihadiri Bupati Tanah Datar Eka Putra, Anggota DPRD provinsi sumbar Arkadius Dt. Intan Bano, Buhkari Dt Tuo, pimpinan OPD, Camat beserta forkopimca, Ketua Bundo Kanduang Sumbar Raudah Taib, Wali Nagari se kecamatan Sungayang, tokoh masyarakat, perantau dan undangan lainnya.

Bupati Tanah Datar Eka Putra menyebutkan mempertahankan adat budaya, salah satunya dengan menggelar prosesi adat malewakan gala penghulu yang dilaksanakan di nagari sungayang.

“Pemerintah daerah apresiasi kepada masyarakat nagari Sungayang yang telah melestarikan adat dan budaya dengan menyelenggarakan prosesi adat batagak penghulu. Ini sebagai bukti kekompakan niniak mamak, dunsanak, kamanakan dan unsur nagari sehingga kegiatan bisa dilaksanakan bersama-sama,

Prosesi adat batagak penghulu ini sangat sakral di Luhak Nan Tuo dalam malewakan pemimpin adat. “Kegiatan budaya prosesi adat terus dilestarikan di luhak nan tuo, itu membuktikan kekompakan dalam suatu kampung, semoga ini terus terjaga,” harapnya.

Bupati juga harapkan dukungan dari semua unsur masyarakat untuk bersama-sama membangun nagari dalam menciptakan masyarakat aman, nyaman dan sejahtera untuk mewujudkan Kabupaten Tanah Datar yang madani. dan ampaikan selamat atas pengukuhan 13 orang Niniak Mamak dari suku Kutianyir, suku Melayu Mandailing, suku Piliang, dan suku Chaniago dan berharap setelah dikukuhkan selalu diberi kelancaran dalam menjalankan amanah dengan penuh rasa tanggung jawab.

Sebelumnya Ketua KAN Sungayang Yuhelman Dt. Malano Nan Kuniang, sampaikan baralek gadang tagak pangulu di Nagari Sungayang mulai dilaksanakan pada tahun 1976 yang diikuti 28 niniak mamak, pada 1992 sebanyak 13 niniak mamak, 2009 sebanyak 11 orang.

“Pada tahun ini sebanyak 13 niniak mamak dari suku Kutianyir, Malayu-Mandahiling, Piliang, Chaniago,” katanya.

Kepada Niniak Mamak terpilih atau yang telah melaksanakan sumpah, untuk dengan penuh rasa tanggung jawab dan ikhlas dalam menjalankan amanah yang ada di pundaknya.

Ia juga berharap kepada Niniak Mamak yang berada di perantauan yang dipercaya jadi tuo kampuang untuk tetap menjaga komunikasi dengan anak kamanakan.

“Kami mengharapkan niniak mamak terpilih untuk melaksanakan tugas baik yang ada di rantau untuk tetap komunikasi yang intesif bersama masyarakat sehingga silaturahmi kita tetap terjaga

Sementara itu, ketua panitia Reviel Syamsuar tambahkan kegiatan baralek gadang juga dimeriahkan dengan malam kesenian seperti penampilan tari, silat, randai dan malam hiburan berhadiah (KIM) yang dilaksanakan dilarang bungo Setangkai Sungayang. (Mdtk)