“PT BPR Syariah Balerong Bunta dan MTs Thawalib Rao-Rao Bersinergi Tingkatkan Literasi Keuangan Syariah”

“PT BPR Syariah Balerong Bunta dan MTs Thawalib Rao-Rao Bersinergi Tingkatkan Literasi Keuangan Syariah”

Tanah Datar — PT BPR Syariah Balerong Bunta resmi menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) dengan MTs Thawalib Darul Huda Rao-Rao, Kecamatan Sungai Tarab. Kerja sama ini bertujuan meningkatkan literasi keuangan syariah serta mengembangkan pendidikan berbasis ekonomi Islam di lingkungan madrasah dan masyarakat.

Penandatanganan MoU berlangsung khidmat dan dihadiri oleh Pengurus Yayasan Darul Huda Rao-Rao, Kepala Madrasah MTs Thawalib Darul Huda Rao-Rao Titis Anugrah, S.Pd.I, majelis guru, Ketua Kerapatan Adat Nagari (KAN) Rao-Rao Asman Abas, Ketua Badan Perwakilan Rakyat Nagari (BPRN) Rao-Rao Eri Fuadi, perangkat Nagari Rao-Rao, serta Direktur PT BPR Syariah Balerong Bunta Yuzaki Azwar beserta jajaran.

Ketua Yayasan Darul Huda Rao-Rao, Ir. H. Syaiful Zein, menyampaikan bahwa kedua belah pihak sepakat untuk meningkatkan literasi keuangan syariah di kalangan siswa dan guru. Selain itu, kerja sama ini juga mencakup penyediaan pelatihan serta simulasi praktik perbankan syariah sebagai bagian dari proses pembelajaran.
“Program ini tidak hanya diperuntukkan bagi karyawan PT BPR Syariah Balerong Bunta, tetapi juga terbuka bagi masyarakat umum,” ujarnya.

Ia menambahkan, kolaborasi ini merupakan langkah strategis dalam membangun generasi muda yang memahami prinsip ekonomi Islam serta siap menghadapi tantangan dunia modern.
“Kerja sama ini merupakan langkah strategis untuk menanamkan nilai-nilai Islami dalam praktik ekonomi sejak dini,” tegas Ir. H. Syaiful Zein.

Ketua KAN Nagari Rao-Rao, Asman Abas, dalam sambutannya menyatakan bahwa kerja sama tersebut sejalan dengan visi nagari untuk menjadi pusat pendidikan dan pemberdayaan masyarakat berbasis adat dan syariah.

Ia berharap kolaborasi ini mampu meningkatkan literasi ekonomi sekaligus menumbuhkan kesadaran generasi muda terhadap pentingnya nilai budaya dan prinsip syariah dalam kehidupan sehari-hari.

Pemerintah Nagari Rao-Rao pun menyatakan dukungan penuh terhadap seluruh program edukasi dan pelatihan yang akan dilaksanakan.

Menariknya, penandatanganan MoU ini juga disaksikan secara daring melalui Zoom Meeting, sehingga memberikan kesempatan lebih luas bagi masyarakat dan para pemangku kepentingan untuk mengikuti momentum tersebut.

Ir. H. Syaiful Zein kembali menegaskan, “Jika madrasah dan bank syariah bersatu, maka akan lahir generasi yang tidak hanya cerdas secara finansial, tetapi juga berakhlak Islami. MoU ini bukan sekadar dokumen, melainkan komitmen untuk membangun masa depan Tanah Datar yang berdaya dan beriman.”

Sebagai tindak lanjut, kedua pihak merencanakan sejumlah program sepanjang tahun 2026. Program tersebut meliputi workshop literasi keuangan bagi siswa pada Kuartal I 2026, pelatihan guru terkait prinsip ekonomi syariah pada Kuartal II 2026, simulasi pembukaan rekening serta studi kasus pembiayaan halal pada Kuartal III 2026, dan evaluasi dampak serta publikasi hasil kerja sama pada Kuartal IV 2026.

Kerja sama ini diharapkan memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan kualitas pendidikan, literasi keuangan syariah, serta pemahaman ekonomi Islam bagi siswa, guru, dan masyarakat Rao-Rao secara luas. (Mdtk)