Karate Tanah Datar Raih 10 Medali di Porprov Sumbar, Kamrita Apresiasi Perjuangan Atlet

Karate Tanah Datar Raih 10 Medali di Porprov Sumbar, Kamrita Apresiasi Perjuangan Atlet

SOLOK — Kontingen karate Kabupaten Tanah Datar menorehkan prestasi membanggakan pada ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumatera Barat yang berlangsung di GOR Koto Solok. Para atlet berhasil membawa pulang 10 medali, terdiri dari tiga emas, tiga perak, dan empat perunggu.

Ketua Pengurus Cabang (Pengcab) Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (FORKI) Tanah Datar, Kamrita, yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Tanah Datar, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh atlet yang telah berjuang mengharumkan nama daerah.

Kamrita mengaku bersyukur atas pencapaian tersebut. Menurutnya, prestasi yang diraih merupakan hasil kerja keras, kedisiplinan, dan semangat juang para atlet, serta dukungan pelatih dan seluruh pihak yang terlibat dalam pembinaan karate di Kabupaten Tanah Datar.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh atlet yang telah berjuang dengan penuh semangat dan memberikan hasil terbaik untuk Kabupaten Tanah Datar. Alhamdulillah, kita berhasil meraih tiga medali emas, dua perak, dan dua perunggu. Ini merupakan hasil dari kerja keras atlet, pelatih, serta dukungan semua pihak,” ujar Kamrita seusai pertandingan.

Ia berharap pencapaian tersebut menjadi motivasi bagi para atlet untuk terus meningkatkan kemampuan dan tidak cepat berpuas diri. Setiap pertandingan, menurutnya, harus dijadikan sebagai kesempatan untuk mengasah kemampuan sekaligus menambah pengalaman.

“Teruslah berlatih, tingkatkan disiplin, dan jadikan setiap pertandingan sebagai pengalaman berharga. Bagi atlet yang sudah meraih medali, jangan cepat berpuas diri, sedangkan yang belum mendapatkan hasil maksimal agar tetap semangat. Kami berharap prestasi karate Tanah Datar ke depan semakin meningkat dan mampu bersaing di tingkat yang lebih tinggi,” tambahnya.

Tiga medali emas Tanah Datar masing-masing diraih oleh Aulia Syafitri yang menjadi juara pertama pada nomor kumite -50 kilogram senior putri, Zafirah Ghassani pada nomor kumite -54 kilogram kadet putri, serta Rezvan Ramadhani pada nomor kumite -57 kilogram kadet putra.

Sementara itu, tiga medali perak disumbangkan oleh Aura Ramadhani yang meraih juara kedua pada nomor kumite -55 kilogram senior putri, Bagas Hadi Firjatullah pada nomor kumite -52 kilogram kadet putra, serta Radja Mahesa Bakti yang meraih medali perak pada nomor kumite -68 kilogram junior putra.

Adapun empat medali perunggu diraih oleh Daenk Rafricen yang menempati posisi ketiga pada nomor kumite -60 kilogram senior putra, Cinta Aneska Putri pada nomor kumite -61 kilogram senior putri, M. Raffiq pada nomor kumite -55 kilogram junior putra, serta M. Raffa Alvarian pada nomor kumite -61 kilogram junior putra.

Perolehan 10 medali tersebut menjadi bukti potensi atlet karate Tanah Datar dalam bersaing pada ajang olahraga tingkat Provinsi Sumatera Barat. Prestasi yang diraih para atlet dari berbagai kelompok usia juga menjadi modal penting bagi pengembangan karate di daerah.

Kamrita berharap pembinaan atlet karate di Kabupaten Tanah Datar dapat terus ditingkatkan melalui latihan yang disiplin, pendampingan pelatih, serta dukungan dari berbagai pihak. Dengan pembinaan yang berkelanjutan, ia optimistis para atlet dapat terus berkembang dan meraih prestasi yang lebih tinggi pada kejuaraan mendatang.

Prestasi ini diharapkan menjadi penyemangat bagi seluruh atlet karate Tanah Datar untuk terus berlatih, menjaga sportivitas, dan membawa nama baik daerah di tingkat provinsi maupun pada kompetisi yang lebih tinggi.(Mdtk)