Bukittinggi —Rombongan Asosiasi Pengusaha Homestay Malaysia yang dipimpin Dato’ Sahariman Hamdan melakukan silaturahmi ke rumah Ketua DPRD Kota Bukittinggi, H. Syaiful Efendi, Lc., M.A., Selasa (30/6/2026).
Pertemuan tersebut berlangsung hangat dan penuh keakraban. Kunjungan ini menjadi bagian dari rangkaian agenda rombongan homestay Malaysia di Bukittinggi dalam memperkuat hubungan pariwisata lintas negara, khususnya antara Malaysia dan Sumatera Barat.
Dalam silaturahmi itu, Ketua DPRD Bukittinggi turut didampingi pegiat wisata Bukittinggi, H. Syafril, S.ST.Par., M.Par., dari Nikita Group Hotel Bukittinggi. Kehadiran pelaku wisata lokal tersebut semakin memperkuat suasana dialog, terutama dalam membahas potensi pengembangan homestay, wisata keluarga, dan peluang kerja sama pariwisata berbasis masyarakat.
Kunjungan rombongan Asosiasi Pengusaha Homestay Malaysia tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga membuka ruang komunikasi antara pelaku wisata Malaysia dengan unsur pemerintah daerah dan tokoh pariwisata Bukittinggi. Dalam pertemuan itu, sejumlah gagasan mengenai promosi wisata, peningkatan kualitas layanan homestay, serta peluang kunjungan wisatawan Malaysia ke Bukittinggi ikut menjadi bagian dari pembicaraan.
Dato’ Sahariman Hamdan menyampaikan bahwa Bukittinggi memiliki daya tarik kuat sebagai destinasi wisata. Selain dikenal dengan ikon Jam Gadang, Ngarai Sianok, dan suasana kota yang sejuk, Bukittinggi juga memiliki kekayaan budaya Minangkabau yang dekat dengan karakter wisata keluarga dan wisata ramah muslim.
Bagi rombongan Malaysia, Bukittinggi dipandang memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai mitra strategis dalam jejaring pariwisata regional. Apalagi, homestay di Malaysia selama ini tumbuh melalui penguatan komunitas, kampung wisata, dan pelayanan yang menonjolkan pengalaman tinggal bersama masyarakat lokal.
Ketua DPRD Bukittinggi, H. Syaiful Efendi, menyambut baik silaturahmi tersebut. Ia menilai hubungan baik antara pelaku wisata Malaysia dan Bukittinggi perlu terus dijaga dan dikembangkan menjadi kerja sama yang memberi manfaat bagi masyarakat, khususnya pelaku usaha pariwisata, homestay, kuliner, dan ekonomi kreatif.
Silaturahmi tersebut juga menjadi momentum untuk memperkenalkan lebih dekat potensi Bukittinggi kepada tamu dari Malaysia. Bukittinggi selama ini dikenal sebagai salah satu daerah tujuan wisata utama di Sumatera Barat, dengan kekuatan pada wisata sejarah, budaya, kuliner, belanja, dan keramahan masyarakat.
Pegiat wisata Bukittinggi, H. Syafril, S.ST.Par., M.Par., turut melihat kunjungan tersebut sebagai peluang baik bagi pelaku wisata lokal. Menurutnya, kerja sama dengan Malaysia dapat membuka ruang promosi yang lebih luas, sekaligus menjadi kesempatan bagi pengelola wisata dan homestay Bukittinggi untuk saling belajar mengenai standar pelayanan dan pengelolaan destinasi.
Setelah silaturahmi di rumah Ketua DPRD Bukittinggi, rombongan kemudian melanjutkan agenda dengan jamuan makan di Rumah Makan Simpang Raya. Suasana makan bersama itu semakin mempererat hubungan kekeluargaan antara rombongan Asosiasi Pengusaha Homestay Malaysia dengan tuan rumah dan pegiat wisata Bukittinggi.
Melalui pertemuan ini, diharapkan terbangun komunikasi yang lebih konkret antara pelaku pariwisata Malaysia dan Bukittinggi. Silaturahmi tersebut juga menjadi bagian dari upaya memperkuat posisi Bukittinggi sebagai destinasi wisata unggulan yang terbuka terhadap kolaborasi regional, terutama dalam pengembangan homestay dan wisata ramah muslim.(Ilham Mustafa )