Mantan Wakil Bupati Tanah Datar Periode 2005–2010 Wafat, Tinggalkan Jejak Pengabdian dan Dukungan bagi PPKTD Dan Palito Tuo Padang Panjamg

Mantan Wakil Bupati Tanah Datar Periode 2005–2010 Wafat, Tinggalkan Jejak Pengabdian dan Dukungan bagi PPKTD Dan Palito Tuo Padang Panjamg

Tanah Datar — Kabar duka menyelimuti masyarakat Kabupaten Tanah Datar. Mantan Wakil Bupati Tanah Datar periode 2005–2010 meninggal dunia pada Jumat malam usai pelaksanaan Shalat Isya di Rumah Sakit Otak Bukittinggi.

Almarhum dikenal sebagai tokoh yang memiliki dedikasi tinggi dalam pengabdian kepada masyarakat dan pembangunan daerah. Semasa menjabat, beliau mendampingi Bupati Tanah Datar saat itu, M. Shadiq Pasadigoe, dalam memimpin Kabupaten Tanah Datar periode 2005–2010.Setelah purna tugas dari pemerintahan,

almarhum tetap aktif dalam berbagai kegiatan sosial dan kemasyarakatan. Beliau juga dipercaya sebagai salah seorang penasehat Forum Pensiunan Luhak Nan Tuo. Dan juga palito Tuo di Padang Panjang  yang selama ini menjadi wadah silaturahmi dan kontribusi pemikiran para pensiunan bagi kemajuan daerah.karena Beliau pernah Jadi Sekda Padang Panjang

Sebelum jatuh sakit, almarhum masih sempat menghadiri acara halal bihalal PPKTD bersama M. Shadiq Pasadigoe serta tokoh-tokoh masyarakat dan perantau Tanah Datar lainnya. Kehadiran almarhum pada kegiatan tersebut menjadi bukti komitmennya dalam menjaga silaturahmi dan kebersamaan masyarakat Tanah Datar, baik di ranah maupun di perantauan.
Ketua PPKTD Tanah Datar, Drs. H. Hardiiman, menyampaikan rasa duka yang mendalam atas wafatnya almarhum. Menurutnya, almarhum merupakan sosok senior yang selalu memberikan perhatian, nasihat, dan dukungan terhadap berbagai kegiatan PPKTD

“Kami kehilangan seorang tokoh yang selama ini menjadi panutan dan selalu mendukung upaya mempererat silaturahmi masyarakat Tanah Datar. Semoga segala amal pengabdian beliau menjadi ladang pahala di sisi Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan,” ujarnya.

Sementara itu, Dewan Pembina FPKTD, H. Djamilis, SH dan Mustafa Akmal Datuk Sidi Ali, SH, MH, turut menyampaikan rasa kehilangan yang mendalam atas wafatnya almarhum.
Mustafa Akmal Datuk Sidi Ali mengungkapkan bahwa almarhum memiliki peran penting dalam perjalanan organisasi PPKTD.

Menurutnya, saat gagasan pembentukan PPKTD pertama kali dirintis, almarhum termasuk tokoh yang memberikan dukungan penuh. Mustafa Akmal yang dikenal sebagai pencetus lahirnya PPKTD menyebutkan bahwa dukungan dan dorongan dari almarhum menjadi salah satu faktor penting sehingga organisasi tersebut dapat berdiri dan berkembang hingga saat ini sebagai wadah pemersatu masyarakat dan perantau asal Tanah Datar

“Beliau adalah sosok yang sangat peduli terhadap kebersamaan masyarakat Tanah Datar. Ketika gagasan pembentukan PPKTD mulai dirintis, almarhum memberikan dukungan penuh dan semangat agar organisasi ini dapat menjadi wadah pemersatu masyarakat Tanah Datar

. Kami sangat kehilangan atas kepergian beliau,” ujar Mustafa Akmal.
Kepergian almarhum menjadi kehilangan besar bagi keluarga, sahabat, para pensiunan, serta masyarakat Tanah Datar. Sosoknya dikenang sebagai pribadi yang ramah, sederhana, dan selalu siap memberikan kontribusi bagi kemajuan daerah.

Menurut informasi yang diperoleh, jenazah almarhum akan dimakamkan di Lubuk Jantan, Kecamatan Lintau Buo.
Atas nama masyarakat Tanah Datar, disampaikan belasungkawa yang mendalam.

Semoga Allah SWT mengampuni segala dosa dan khilaf almarhum, menerima seluruh amal ibadahnya, serta menempatkannya di tempat terbaik di sisi-Nya. Kepada keluarga yang ditinggalkan, semoga diberikan kesabaran dan ketabahan.

Inna lillahi wa inna ilaihi raji’un. Semoga almarhum husnul khatimah dan mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT. Aamiin Ya Rabbal Alamin. (M.akmal