PADANG PANJANG – Ratusan anggota Pensiunan Palito Tuo Kota Padang Panjang menggelar peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah di Masjid Husnul Khalisah, Silaing Ateh, Rabu (17/6/2026).
Kegiatan yang berlangsung khidmat dan penuh kekeluargaan tersebut diisi dengan tausiah agama yang disampaikan H. Jasriman S.Ag serta sosialisasi pendataan pensiunan oleh Ketua Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI) Kota Padang Panjang, Masrul Maesa.
Ketua Palito Tuo, Defrial Dt. Bangso Rajo, dalam sambutannya menyambut baik pelaksanaan peringatan Tahun Baru Islam tersebut. Ia berharap momentum 1 Muharram 1448 H menjadi pemicu bagi para pensiunan untuk terus berbuat yang terbaik di tengah masyarakat serta memperbanyak amal ibadah sebagai bekal kehidupan di masa tua.
“Usia pensiun bukan berarti berhenti berkarya. Pengalaman yang dimiliki hendaknya tetap dimanfaatkan untuk membantu masyarakat dan menjadi teladan dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.
Dalam tausiahnya, H. Jasriman S.Ag mengaku terharu melihat kekompakan para pensiunan yang masih mampu menyelenggarakan kegiatan keagamaan sekaligus mendukung program pendataan anggota PWRI.
Menurutnya, selama masih diberikan kesehatan dan kesempatan hidup, para pensiunan hendaknya terus aktif berbuat kebaikan di tengah masyarakat.
“Kalau ditunjuk menjadi garda terdepan di masyarakat, terimalah selama pekerjaan itu membawa manfaat dan bernilai ibadah. Jangan menolak kesempatan untuk berbuat baik,” pesan Jasriman.
Sekretaris Palito Tuo, Syahrial BA, menjelaskan bahwa pendataan keanggotaan yang dilakukan PWRI bertujuan memperoleh data pensiunan yang akurat dan terintegrasi secara nasional.
Data tersebut nantinya menjadi dasar dalam penerbitan kartu anggota PWRI serta mendukung berbagai program organisasi bagi para pensiunan.
Ia menyebutkan bahwa selama delapan tahun terakhir para pensiunan Kota Padang Panjang bernaung dalam organisasi Palito Tuo dengan jumlah anggota mencapai sekitar 300 orang.
Karena itu, seluruh anggota diharapkan segera mengisi dan melengkapi data pribadi yang diperlukan.
“Dari data sementara, sudah 17 pensiunan Kota Padang Panjang yang mengirimkan data ke PWRI Pusat. Jumlah ini terus bertambah seiring berlangsungnya sosialisasi dan pendataan,” jelas Syahrial.
Ketua PWRI Kota Padang Panjang, Masrul Maesa, mengajak seluruh anggota Palito Tuo untuk segera mengisi data pensiunan.
Menurutnya, data yang lengkap dan akurat sangat penting untuk mengetahui jumlah, sebaran, serta kondisi pensiunan secara nasional.
Data tersebut akan menjadi dasar bagi PWRI dalam memperjuangkan berbagai program kesejahteraan, pelayanan sosial, pembinaan, serta penyampaian informasi yang berkaitan dengan hak dan kepentingan para pensiunan.
“Semakin lengkap data yang dimiliki, semakin mudah PWRI menyusun program yang tepat sasaran dan bermanfaat bagi anggota,” ujar Masrul.
Selain itu, Masrul menegaskan bahwa pendataan tersebut juga akan memperkuat posisi PWRI sebagai organisasi yang menaungi para pensiunan. Dengan data yang valid dan mutakhir, PWRI akan lebih mudah menjalin koordinasi dengan pemerintah maupun berbagai lembaga terkait dalam memperjuangkan hak-hak pensiunan serta meningkatkan peran mereka dalam kehidupan sosial kemasyarakatan.
Kegiatan ditutup dengan doa bersama dan silaturahmi antaranggota yang semakin mempererat kebersamaan para pensiunan dalam menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah. (M.akmal)