Tanahdatar,—Satu unit rumah permanen milik warga di Balai Taeh, Jorong Nusa Indah, Nagari Lubuk Jantan, Kecamatan Lintau Buo Utara, ludes terbakar pada Rabu (27/5/2026) pagi usai masyarakat melaksanakan Shalat Idul Adha.
Kepala Bidang Pemadam Kebakaran, Suradi, menyebutkan laporan kejadian masuk pada pukul 09.28 WIB. Petugas kemudian bergerak cepat dan tiba di lokasi kejadian pada pukul 09.36 WIB.
“Untuk penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwajib,” ujar Suradi.
Rumah yang terbakar diketahui milik Supriadi (40), seorang sopir beragama Islam. Bangunan yang terbakar merupakan rumah permanen dengan luas sekitar 10 x 15 meter persegi
Akibat kejadian tersebut, satu kepala keluarga terdampak dan satu orang dilaporkan tertimpa kayu saat insiden berlangsung.
Kerugian akibat kebakaran diperkirakan mencapai sekitar Rp350 juta. Selain menghanguskan satu unit rumah, kebakaran juga menyebabkan kerusakan berat pada bangunan tersebut.
Warga sekitar turut membantu proses pemadaman dengan peralatan seadanya sebelum petugas tiba di lokasi. Kobaran api yang cukup besar sempat membuat panik masyarakat setempat, namun berkat kerja sama petugas damkar, aparat keamanan, dan warga, api berhasil dikendalikan sehingga tidak merambat ke bangunan lain di sekitar lokasi kejadian.
Untuk memadamkan api, Dinas Pemadam Kebakaran mengerahkan dua unit mobil pemadam dari Pos Lintau dan Mako Batusangkar. Sebanyak 14 personel diterjunkan ke lokasi dan dipimpin langsung oleh Kabid Damkar.
Petugas yang bertugas di lokasi berasal dari Regu 1 Lintau dan Regu 1 Mako Batusangkar.
Personel tambahan yang turut membantu antara lain Ikhsan, Dicki Fajar, Jimmy, dan Doni Kristiawan.
Selain petugas damkar, penanganan kejadian juga dibantu oleh tiga personel kepolisian, satu anggota TNI, serta empat petugas PLN.
Laporan kejadian diterima melalui sambungan telepon WhatsApp dari pihak Wali Nagari dan Kasi Sarpras Damkar. Hingga proses penanganan selesai, situasi di lokasi dilaporkan aman dan terkendali.
Kabid Damkar Suradi berharap masyarakat lebih meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama memastikan instalasi listrik dan penggunaan api di dalam rumah dalam kondisi aman.
Ia juga mengimbau warga agar segera melaporkan apabila terjadi kebakaran maupun keadaan darurat lainnya agar petugas dapat cepat melakukan penanganan.
Kabid Damkar Suradi juga berpesan kepada masyarakat agar tidak lengah terhadap potensi kebakaran yang bisa terjadi kapan saja. Ia mengingatkan warga untuk rutin memeriksa instalasi listrik, mematikan peralatan elektronik yang tidak digunakan, serta memastikan kompor dan sumber api lainnya dalam keadaan aman sebelum meninggalkan rumah.
Menurutnya, kewaspadaan dan tindakan cepat masyarakat sangat penting untuk meminimalisir risiko serta dampak kebakaran.