TANAH DATAR – Kasus kematian Rahmah Mutia (26), wanita yang ditemukan tewas di dalam sumur di belakang rumahnya di Jorong Pabalutan, Nagari Rambatan, Kecamatan Rambatan 3 Maret lalu, kini memasuki babak baru.
Pihak kepolisian melakukan proses ekshumasi terhadap makam korban yang dilaksanakan oleh Tim Forensik Polda Sumbar bersama Polres Tanah Datar sel
Proses ini turut disaksikan langsung oleh keluarga korban yang didampingi kuasa hukum Yonefit Albasri dan Mustafa Akmal Datuk Sidi Ali, SH., MH yang juga
Dihadiri Kapolres Tanah Datar AKBP Nur Ichsan Septianto, didampingi Kabag Ops AKP Asrol Hendra, Kapolsek Rambatan AKP Syaipul Anwar, Camat Rambatan Iqbal, serta Wali Nagari Rambatan.
Proses ekshumasi juga mendapat pengawalan ketat aparat kepolisian dan menarik perhatian masyarakat sekitar yang ingin mengetahui perkembangan kasus yang sempat menghebohkan warga tersebut.
Harapan Keluarga Akan Keadilan
Ekshumasi ini dilakukan atas desakan keluarga korban yang menilai terdapat sejumlah kejanggalan dalam kematian RM. Kuasa hukum keluarga dari LBH, Yonefit Albasri SH Dt. Malano Basa dan Mustafa Akmal SH MH Dt. Sidi Ali, menyebut langkah ini sebagai upaya untuk mencari kebenaran materiil.
“Ekshumasi ini adalah permintaan langsung dari keluarga. Peristiwa ini sudah terjadi sejak 3 Maret, dan hingga kini masih menyisakan banyak tanda tanya,” ujar Yonefit Albasri di lokasi.
Ia menambahkan, keluarga berharap proses ini dapat memberikan titik terang terkait penyebab kematian RM yang hingga kini belum dipastikan secara jelas.
“Harapan keluarga sangat besar agar penyebab kematian bisa terungkap. Kami masih menunggu hasil pemeriksaan forensik untuk mendapatkan petunjuk baru,” lanjutnya.
Menurut pihak kuasa hukum, hasil autopsi diperkirakan akan keluar dalam waktu 14 hari ke depan. Hasil tersebut nantinya akan menjadi dasar bagi penyidik Polres Tanah Datar dalam menentukan langkah hukum selanjutnya.
Pemeriksaan Masih Berlangsung
Hingga saat ini, tim kedokteran forensik masih melakukan pemeriksaan mendalam terhadap jenazah korban. Pihak kepolisian menegaskan bahwa proses penyelidikan akan dilakukan secara menyeluruh untuk mengungkap penyebab pasti kematian RM.
Kasus ini sendiri masih menjadi perhatian publik, mengingat adanya dugaan kejanggalan yang dirasakan pihak keluarga sejak awal kejadian.(Mdtk)