Tanah datar, —Sekitar 60 orang yang terdiri dari siswa, orang tua, dan guru TK ABA Lima Kaum, Kabupaten Tanah Datar, melaksanakan kegiatan wisata ramah lingkungan Wisata Agro Kerta Wahana Sarilamak Kabupaten Lima Puluh Kota dan Bukittinggi
Kegiatan ini bertujuan untuk menanamkan kesadaran sejak dini kepada anak-anak tentang pentingnya menjaga lingkungan, sekaligus memberikan pengalaman belajar di luar kelas yang menyenangkan dan edukatif.
Rombongan wisata tersebut dipimpin langsung oleh Pembina TK Aisyiyah Daerah Tanah Datar, Hj. Rusyida Rusli, M.Pd., bersama Ketua Aisyiyah Lima Kaum, Ulfah Hanum, S.E., serta Kepala TK ABA Lima Kaum, Dewi.
Ketua Pengurus TK Aisyiyah Lima Kaum, Hj. Rusyida Rusli, menyampaikan rasa haru dan bangga atas terlaksananya kegiatan wisata ramah lingkungan tersebut. Ia menilai kegiatan ini menjadi momen penting dalam membangun kebersamaan antara sekolah, orang tua, dan peserta didik.
“Alhamdulillah, kami merasa haru dan bangga melihat antusiasme anak-anak dan dukungan penuh dari orang tua. Kegiatan ini tidak hanya mempererat silaturahmi, tetapi juga menanamkan nilai cinta lingkungan sejak dini,” ujarnya.
Ketua Aisyiyah Lima Kaum, Ulfah Hanum, S.E., juga menyampaikan rasa bangga atas suksesnya kegiatan tersebut. Ia mengapresiasi kekompakan seluruh pihak yang terlibat sehingga kegiatan dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat besar bagi anak-anak.
“Kami sangat bangga dengan terselenggaranya kegiatan ini. Semoga pengalaman yang didapat anak-anak hari ini dapat menjadi bekal berharga dalam menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan dan sesama,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Ulfah Hanum juga berharap semangat kebersamaan yang telah terbangun dalam kegiatan ini dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan di masa mendatang.
“Kami berharap semangat kebersamaan ini tidak hanya berhenti di kegiatan ini saja, tetapi terus dijaga dan diperkuat dalam setiap aktivitas ke depan,” tambahnya.
Salah seorang perwakilan siswa juga menyampaikan kesan yang mendalam atas terlaksananya wisata bersama ini. Ia mengaku sangat senang dapat mengikuti kegiatan tersebut bersama teman-teman, guru, dan orang tua.
“Saya senang sekali bisa jalan-jalan sambil belajar. Tempatnya indah dan kami diajarkan untuk tidak membuang sampah sembarangan,” ujarnya polos.
Sementara itu, salah seorang perwakilan orang tua juga menyampaikan apresiasi dan kesan positif terhadap kegiatan ini.
Ia menilai wisata ramah lingkungan ini sangat bermanfaat karena mampu mempererat hubungan antara orang tua, guru, dan anak, serta memberikan pengalaman belajar yang berbeda bagi anak-anak.
“Kegiatan seperti ini sangat bagus untuk anak-anak. Mereka bisa belajar langsung di alam terbuka, sekaligus memperkuat kebersamaan dengan teman-teman dan keluarga,” tuturnya.
Wisata Agro Kerta Wahana Sarilamak hadir sebagai magnet baru pariwisata Sumatera Barat dengan memadukan panorama alam asri dan fasilitas modern dalam satu kawasan terpadu. Destinasi yang berlokasi di Jorong Buluh Kasok, Kenagarian Sarilamak, Kecamatan Harau, Kabupaten Limapuluh Kota ini menjadi salah satu tujuan favorit untuk wisata edukasi dan keluarga.
Di lokasi ini, para siswa dikenalkan dengan lingkungan hijau, berbagai tanaman, serta pentingnya menjaga kelestarian alam secara langsung.
Selama kegiatan, para peserta diajak mengunjungi berbagai lokasi wisata alam dan edukatif.
Selain menikmati keindahan alam, anak-anak juga dikenalkan pada pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, tidak membuang sampah sembarangan, serta mencintai alam sekitar.
Kepala TK ABA Lima Kaum, Dewi, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program pembelajaran berbasis pengalaman (experiential learning), yang diharapkan mampu membentuk karakter peduli lingkungan sejak usia dini.
“Melalui kegiatan ini, anak-anak tidak hanya berwisata, tetapi juga belajar langsung bagaimana menjaga lingkungan dengan cara yang sederhana,” ujarnya.
Kegiatan berlangsung dengan penuh antusias dan kebersamaan. Para orang tua yang turut serta juga mengapresiasi kegiatan ini karena dinilai memberikan manfaat positif bagi perkembangan anak-anak, baik dari sisi pengetahuan maupun sosial.
Dengan adanya kegiatan wisata ramah lingkungan ini, diharapkan nilai-nilai kepedulian terhadap alam dapat terus tertanam dan menjadi kebiasaan dalam kehidupan sehari-hari. (Mdtk)