PPKTD Luhak Nan Tuo Pererat Silaturahmi Lewat Buka Puasa Bersama Di Mushala  Ar Rahmah

PPKTD Luhak Nan Tuo Pererat Silaturahmi Lewat Buka Puasa Bersama Di Mushala  Ar Rahmah

Tanahdatar— Sekitar 86  orang anggota PPKTD Luhak Nan Tuo menggelar kegiatan buka puasa bersama di Mushala  Ar Rahmah  yang berlokasi di Jalan Raya Batusangkar, Kecamatan Sungai Tarab,

Selain dihadiri para anggota, acara buka puasa bersama ini juga dihadiri oleh Dewan Pembina PPKTD Luhak Nan Tuo H. Djamilis, SH dan Mustafa Akmal Datuk Sidi Ali, SH, MH, serta Ketua Umum PPKTD Tanah Datar Drs. H. Hardiman bersama jajaran pengurus dan berlangsung dalam suasana penuh kebersamaan dan kekeluargaan.

Sebelum waktu berbuka, kegiatan diawali dengan pertemuan singkat dan  berbuka  dan shalat Magrib bersama  serta  dilanjutkan  shalat Isya dan Tarwih bersama

Ketua panitia pelaksana, Amril SE  menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi dan mendukung terselenggaranya kegiatan buka puasa bersama tersebut.

Ia berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan sebagai sarana mempererat silaturahmi di antara anggota PPKTD Luhak Nan Tuo.

Amril juga menambahkan bahwa kegiatan buka puasa bersama yang dilaksanakan tahun ini merupakan yang keempat kalinya digelar oleh PPKTD Luhak Nan Tuo dan diharapkan dapat menjadi agenda rutin setiap Ramadan.

Para peserta yang hadir dalam kegiatan ini tidak hanya berasal dari Batusangkar, tetapi juga datang dari berbagai daerah lainnya seperti Bukittinggi dan Padang Panjang,

Ketua Umum PPKTD Tanah Datar, Drs. H. Hardiman, juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada panitia serta seluruh anggota yang telah berpartisipasi dalam kegiatan tersebut

Ia berharap kebersamaan dan kekompakan di antara anggota PPKTD Luhak Nan Tuo dapat terus terjaga dan semakin kuat di masa mendatang Dan sekaligus menyampaikan permohonan maaf dari Bapak M. Shadiq Pasadigoe, anggota DPR RI yang sekaligus Dewan Pembina PPKTD Luhak Nan Tuo, yang tidak dapat hadir dalam acara buka puasa bersama.

Beliau menyampaikan bahwa keinginannya untuk ikut berbuka bersama sangat besar, namun tidak bisa meninggalkan rapat penting di DPR RI.

Meskipun berhalangan hadir, Bapak M. Shadiq juga turut mendukung kegiatan buka bersama ini dengan membantu biaya penyelenggaraan sebesar Rp 2 juta, sebagai bentuk kepedulian dan dukungan terhadap program PPKTD.

Para peserta yang hadir dalam kegiatan ini tidak hanya berasal dari Batusangkar, tetapi juga datang dari berbagai daerah lainnya seperti Bukittinggi dan Padang Panjang, sehingga semakin menambah semarak dan kebersamaan dalam acara buka puasa bersama tersebut.

Guru Besar UIN Batusangkar, Prof. Dr. Syukri Iska. menjelaskan tentang sistem perbankan konvensional serta perbedaannya dengan perbankan syariah. Beliau meminta para peserta, termasuk para pensiunan, untuk memahami prinsip-prinsip bank syariah dan pentingnya menjauhi praktik riba.

Ia menekankan bahwa pemahaman mengenai ekonomi syariah dapat membantu masyarakat dalam mengelola keuangan secara lebih aman dan sesuai dengan ajaran Islam.

Prof. Dr. Syukri Iska juga menekankan pentingnya penguatan penerapan prinsip-prinsip syariah dalam perbankan, termasuk aspek keadilan, transparansi, dan larangan riba.

Ia mengajak para peserta untuk lebih kritis dalam memilih lembaga keuangan dan memastikan kegiatan perbankan yang dijalankan sesuai dengan prinsip syariah agar dapat mendukung kesejahteraan umat secara berkelanjutan.

Secara terpisab Dewan Pembina PPKTD Luhak Nan Tuo, H. Djamilis, SH, didampingi Mustafa Akmal Datuk Sidi Ali. menyampaikan rasa haru dan bangga melihat kebersamaan para anggota dalam kegiatan tersebut.

Menurut mereka, kegiatan seperti ini sangat positif dalam memperkuat hubungan kekeluargaan serta menjaga kekompakan di lingkungan organisasi dan menekankan pentingnya menjaga hubungan silaturahmi, mendukung program organisasi, serta senantiasa meneladani nilai-nilai kebersamaan dan kepedulian sosial yang menjadi prinsip PPKTD Luhak Nan Tuo.

Dan meminta   anggota PPKTD Luhak Nan Tuo terus berperan aktif dalam kegiatan sosial dan keagamaan di masyarakat. Silaturahmi yang terjaga tidak hanya memperkuat kekompakan organisasi, tetapi juga memberikan dampak positif bagi masyarakat luas, khususnya dalam meningkatkan kepedulian dan solidaritas antar sesama.

Kegiatan diakhiri dengan suasana penuh kehangatan dan kebersamaan. Para anggota PPKTD Luhak Nan Tuo meninggalkan Masjid Ar Rahman dengan semangat persaudaraan yang semakin kuat, serta berkomitmen untuk terus menjaga silaturahmi dan mengamalkan nilai-nilai yang telah disampaikan selama tausyiah. (Mdtk)