TANAH DATAR — Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Barat (Seldaprov Sumbar), Arry Yuswandi mengakui Pembangunan jembatan di Simpang Manunggal yang rusak akibat bencana dengan anggaran sekitar Rp7,5 miliar dan saat ini dalam proses tender.
Hal itu disanpaikan Sekretaris Daerah seusai melaksanakan kegiatan Safari Ramadan 1447 H di Masjid Al Faizin Pincuran Tujuh, Kecamatan Limau Kaum, Kabupaten Tanah Datar, Jumat malam (21/02/2026).
Dalam kegiatan tersebut, Sekda turut didampingi oleh Ketua Dharma Wanita Persatuan Provinsi Sumatera Barat Ibu Arimby Ary, penceramah Ustad Rahimul Amin, sejumlah kepala OPD di lingkup Pemerintah Provinsi Sumbar.
Sekda Sumbar juga memaparkan visi pembangunan daerah “Sumatera Barat Madani, Maju dan Berkeadilan” diwujudkan melalui kebijakan konkret, salah satunya dengan mengalokasikan sekitar 30 persen anggaran daerah untuk sektor pendidikan.
Selain pembangunan SDM, pemerintah provinsi juga terus memperkuat perekonomian masyarakat, khususnya melalui pengembangan dan pemberdayaan UMKM. Dukungan terhadap pelaku usaha kecil dinilai sebagai langkah strategis dalam menjaga ketahanan ekonomi daerah.
Di bidang infrastruktur, pemerintah provinsi menitikberatkan pada pemerataan pembangunan sarana dan prasarana, termasuk perbaikan dan pembangunan jalan serta jembatan. Untuk Kabupaten Tanah Datar,. Selain itu, akan dilakukan rehabilitasi jalan Baso–Batusangkar dengan anggaran sekitar Rp4 miliar.
Mengingat Kabupaten Tanah Datar merupakan salah satu daerah rawan bencana, Sekda mengingatkan masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan dan meningkatkan kewaspadaan. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas yang berpotensi merusak alam sebagai upaya meminimalkan risiko bencana. Ujar Arry Yuswandi yang juga putra tanah datar (mdtk)