Ketua STAIPIQ Serahkan 164 Mahasiswa KKN di Kantor Wali Nagari Sungai Duo Dharmasraya

Ketua STAIPIQ Serahkan 164 Mahasiswa KKN di Kantor Wali Nagari Sungai Duo Dharmasraya

Dharmasraya, — Ketua Sekolah Tinggi Agama Islam Pengembangan Ilmu Al-Quran ( STAIPIQ ) Sumatera Barat, diwakili Wakil Ketua 2 Dr. H. Onrico Candra, Lc, MA. menyerahkan 164 orang mahasiswanya, untuk melaksanakan pengabdian masyarakat atau KKN ( kuliah Kerja Nyata ) di aula Kantor Wali Nagari Sungai Duo Kecamatan Sitiung,  Kamis, (12 /2)

Penyerahan mahasiswa KKN itu juga dihadiri beberapa orang alumni AIQ, STIQ yang sekarang telah menjadi STAIPIQ. Antara lain H. Aminullah Salam, SM-IQ, S.Pd.I, H. Abdel Haq, SM-IQ, S.Ag, MA, Hj. Guswirda Nerita, SM-IQ dan Nurmawati, Spd.I, MA mewakili alumni yang berdomisili di Dharmasraya serta H. Aminullah Salam, yang juga Tokoh Masyarakat, Ketua MUI dan Pendiri Pondok Pesantren Darussalam Sitiung ini

Wakil Ketua 2 Dr. H. Onrico Candra, Lc, MA yang juga alumni Al-Azhar Kairo ini, mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang tulus kepada ketiga orang Wali Nagari.

Kami serahkan para mahasiswa ini kepada Pak Wali Nagari, kiranya mereka bisa diarahkan untuk membantu masyarakat dalam meningkatkan pengetahuan keagamaan, terutama yang menyangkut dengan Al-Quran dan Sunnah, yang merupakan pedoman dan penuntun sejati bagi umat Islam, dalam hidup dan kehidupannya sehari-hari.

Wakil Ketua 2 STAIPIQ ini minta kepada ketiga Wali Nagari, agar para mahasiswanya diberikan arahan bagaimana hidup bermasyarakat dan memperkenalkan budaya lokal kepada mahasiswa, yang masih miskin pengalaman, jangan segan-segan menegurnya, jika tersalah, ujarnya lagi.

Sementara itu, Ali Amran Wali Nagari Sungai Duo, yang baru saja mengharumkan nama baik Dharmasraya di tingkat nasional, setelah meraih terbaik 1 dalam pengelolaan tata pemerintahan dan inovasi pelengkapan data. Mendapatkan sebanyak 104 orang mahasiswa.

Wali Nagari Sikabau Abdul Razak menerima sebanyak 36 orang mahasiswa dan Wali Nagari Tebing Tinggi Seprianedi juga kebagian 24 orang mahasiswa untuk mengabdikan ilmunya di tengah masyarakatnya.

Wali Nagari Ali Amran mewakili rekannya, menyatakan rasa syukur, merasa bahagia dan bangga atas kepercayaan dari STAIPIQ Sumatera Barat.
Keberadaan mahasiswa yang akan ber-KKN di 3 Kenagarian dan dua kecamatan, yaitu Kecamatan Sitiung dan Kecamatan

Pulau Punjung sangat kami harapkan.
Apalagi kondisi generasi muda saat ini yang sedang tidak baik-baik saja, membuat cemas dan mengkhawatirkan para orang tua terhadap masa depan mereka. Sudah tidak bisa ditutupi lagi, telah banyak para remaja terkontaminasi oleh pergaulan bebas, meniru budaya asing.

Bahkan telah banyak generasi muda menjadi korban narkoba dan zat aditif lainnya.

Kami berharap kepada para mahasiswa STAIPIQ untuk bisa merangkul generasi muda untuk kembali ke surau, meramaikan masjid dan mushalla serta menghidupkan kembali organisasi remaja masjid, yang telah lama tidak terdengar gaungnya.

Lebih lanjut Wali Nagari alumni Pondok Pesantren Darussalam ini, yang juga pernah 4 tahun merantau ke Jepang. Mengharapkan sangat agar mahasiswa mampu memotivasi anak-anak, para remaja untuk rajin membaca Al-Quran, menghafal, menghayati dan mengamalkan isi dan kandungan Al-Quran. Insya Allah dengan lantunan, gema ayat-ayat Al-Quran yang selalu dilangitkan oleh para pecinta Al-Quran, akan membawa keberuntungan dan keberkahan buat masyarakat luas.

Ketua Panitia Dr. Martono di sela-sela kesibukannya mengakui Kehadiran mahasiswa KKN STAIPIQ di daerah ini, membawa angin segar bagi peningkatan kecintaan masyarakat untuk kembali mencintai Al-Quran, meramaikan masjid dan mushalla di bulan suci Ramadhan.

Mudah-mudahan program yang telah dirancang oleh STAIPIQ Sumatera Barat, akan mangkus, mampu menggairahkan orang tua dan masyarakat untuk memakmurkan masjid dan mushalla dan  memotivasi generasi muda di daerah ini, untuk lebih banyak lagi melahirkan para Huffazh, para penghafal Al-Quran 30 Juz di daerah ini, sambil mengakhiri harapannya dengan mata yang berkaca-kaca. ( Abdel Haq ).