Tanah Datar — Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Tanah Datar menggelar peringatan Hari Ibu ke-97 Tahun 2025 di Aula Kantor GOW, Indo Jolito, Batusangkar.
Acara berlangsung khidmat dengan berbagai rangkaian kegiatan, termasuk pembacaan puisi Pesan ibu, Misteri tabir kehidupan karya Hj Rusyda Rusli. yang aktif di Bundo Kanduang dan Organisasi Aisyiyah Tanah Datar yang langsung membacakan puisi karyanya sendiri. Dan Pembacaan ini membuat anggota dan undangan tersentuh,
Sementara Ketua GOW Ny. Dwinanda Ahmad Fadly, mengaku terharu mendengar puisi tersebut. Isi puisi yang menyentuh denyut kehidupan seorang ibu menghadirkan suasana haru di tengah peserta, sekaligus menjadi penghormatan terhadap perjuangan dan kasih sayang seorang ibu.
“GOW Tanah Datar sebagai wadah berhimpunnya organisasi wanita memiliki komitmen kuat untuk terus mendorong pemberdayaan perempuan. Potensi perempuan di Tanah Datar sangat besar dan perlu terus didukung agar dapat berkontribusi aktif dalam pembangunan daerah.”
Ia menambahkan, peringatan Hari Ibu tahun ini bertujuan untuk menghargai perjuangan, peran, serta kontribusi perempuan, khususnya kaum ibu, dalam pembangunan bangsa dan daerah.
Rangkaian kegiatan telah dimulai dengan berbagai aksi sosial, di antaranya sosialisasi pencegahan bullying, kunjungan dan sosialisasi ke Panti Asuhan Tuan Kadi di Kecamatan Padang Ganting, serta Panti Asuhan Hidayah Ilahi di Kecamatan Salimpaung, termasuk pemberian bantuan bagi korban bencana banjir bandang.
Bupati Tanah Datar yang diwakili Asisten I Setda Tanah Datar, Elizar, menyampaikan ucapan selamat Hari Ibu ke-97 kepada seluruh kaum ibu. Ia berharap para ibu terus berkiprah dan menjalankan peran serta fungsinya dengan penuh dedikasi bagi keluarga, masyarakat, dan daerah.
Menurut Elizar, peringatan Hari Ibu merupakan momentum historis dan reflektif untuk mengenang sekaligus meneguhkan kembali peran strategis perempuan, khususnya kaum ibu, dalam perjalanan bangsa dan pembangunan daerah.
“Di era saat ini, peran ibu semakin berat dan menantang. Ibu bukan hanya pendidik pertama dalam keluarga, tetapi juga penjaga nilai moral, pembentuk karakter generasi, serta mitra strategis dalam pembangunan ekonomi, sosial, dan budaya,” jelasnya.
Peringatan Hari Ibu ke-97 di Tanah Datar ini diharapkan semakin memperkuat kebersamaan organisasi wanita, menumbuhkan semangat pemberdayaan perempuan, dan mendorong kontribusi aktif mereka dalam pembangunan daerah.(mdtk)