Kepedulian yang Mengalir: Papa Sumbar dan Papa 60–80 Hadir untuk Warga Padang Panjang

Kepedulian yang Mengalir: Papa Sumbar dan Papa 60–80 Hadir untuk Warga Padang Panjang

Padang Panjang — Keluarga Besar Papa Sumbar dan Papa 60–80 Maimbau kembali menunjukkan kepedulian sosial dengan menyalurkan bantuan kepada korban bencana alam dan longsor di Kelurahan Silaing Bawah, Kecamatan Padang Panjang Barat, serta Kelurahan Koto Katik, Kecamatan Padang Panjang Timur.

Inisiatif penggalangan dana ini dipelopori oleh Bundo Mulfieda Yenti melalui grup WhatsApp Papa Sumbar dan Papa Maimbau, yang beranggotakan para alumni yang pernah bersekolah di Kota Padang Panjang.

Respons cepat para anggota menggerakkan solidaritas luas hingga terkumpul donasi sebesar Rp 10.200.000. Dana tersebut kemudian dikelola oleh Tim Bansos Papa yang dikoordinir oleh Bundo Jusmanidar, bersama anggota tim lainnya: Marsida, Rostiyetti dan Datuak Wirson.

Sebelum penyaluran, tim terlebih dahulu turun ke lokasi bencana untuk melakukan survei dan memastikan kebutuhan paling mendesak para korban.

Berdasarkan hasil pendataan, tim kemudian membelanjakan kebutuhan pokok dan berbagai perlengkapan darurat di Kota Padang Panjang, termasuk perlengkapan tidur serta kebutuhan harian lainnya yang sangat dibutuhkan warga terdampak.

Bundo Mulfieda Yenti menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kekompakan seluruh anggota. Ia berharap bantuan ini dapat meringankan beban masyarakat yang sedang berupaya memulihkan diri pascabencana.

Keluarga Besar Papa Sumbar dan Papa 60–80 menegaskan komitmennya untuk terus menjaga semangat kebersamaan dan tetap hadir dalam berbagai kegiatan sosial serta kemanusiaan di masa mendatang.

Warga di dua kelurahan terdampak menyambut hangat kehadiran rombongan dan menyampaikan apresiasi atas bantuan tersebut. Salah seorang penerima bantuan dari Kelurahan Koto Katik, Mega, menyampaikan terima kasih dan mengaku haru atas bantuan yang diberikan, karena bantuan tersebut benar-benar sesuai dengan kebutuhan mereka di lokasi bencana.

Mega menuturkan bahwa sejak bencana terjadi, banyak warga tidak sempat menyelamatkan barang-barang penting sehingga bantuan yang diberikan sangat membantu mereka menjalani hari-hari awal pemulihan. Ia berharap kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut untuk membantu warga lain yang mungkin menghadapi situasi serupa di kemudian hari.

Penerima bantuan lainnya juga mengungkapkan rasa syukur dan mengapresiasi kepedulian keluarga besar Papa Sumbar dan Papa 60–80. Menurutnya, kehadiran tim yang datang langsung ke lokasi bencana tidak hanya membawa bantuan material, tetapi juga memberikan dukungan moral yang sangat berarti bagi warga yang sedang berjuang memulihkan kondisi rumah dan kehidupan mereka (m.akmal)