PADANG PANJANG — Bencana alam banjir bandang melanda kawasan Jembatan Kembar, Kelurahan Silaing Bawah, Kecamatan Padang Panjang Barat, Kota Padang Panjang, pada Kamis, 27 November 2025 sekitar pukul 11.30 WIB.
Peristiwa memilukan ini mengakibatkan aliran air bercampur material lumpur menerjang permukiman warga dan menyebabkan sejumlah korban luka.
Kapolres Padang Panjang, AKBP Kartyana Widyarso Wardoyo Putro, S.I.K., M.A.P., menyampaikan update sementara terkait kondisi di lapangan serta langkah-langkah penanganan darurat yang telah dilakukan.
“Sementara langkah-langkah yang kita lakukan dalam menolong warga yang kena musibah adalah melaksanakan evakuasi yang melibatkan tim dari personel TNI–Polri, BPBD, Tagana, tenaga kesehatan, serta instansi terkait lainnya,” ujar Kapolres.
Selain itu, Polres Padang Panjang terus melakukan koordinasi dengan Pemerintah Daerah, terutama BPBD Kota Padang Panjang dan BPBD Kabupaten Tanah Datar, mengingat aliran sungai dan dampak banjir bersinggungan dengan wilayah perbatasan.
Pihak kepolisian juga telah melakukan rekayasa lalu lintas, memasang police line, serta memberi imbauan kepada masyarakat agar menjauhi bantaran sungai dan lereng rawan longsor.
“Kami mengimbau warga, terutama yang tinggal di sekitar bantaran sungai dan lereng rawan longsor, untuk tetap meningkatkan kewaspadaan,” tambah Kapolres.
Disamping itu Tim gabungan dari TNI–Polri, BPBD, Tagana, tenaga medis, dan relawan masih melakukan penyisiran di area banjir untuk memastikan tidak ada warga yang tertinggal, sekaligus melakukan pendataan kerusakan serta kebutuhan mendesak masyarakat.(m.akmal)
DATA KORBAN YANG TELAH DIEVAKUASI
Hingga berita ini diturunkan, sejumlah warga yang mengalami luka dan terdampak banjir telah dibawa ke dua rumah sakit untuk mendapatkan perawatan. Berikut data sementara korban yang berhasil dievakuasi:
A. Rumah Sakit YARSI Kota Padang Panjang
1. Fahri Saputra (LR)
Usia: 15 tahun
Suku: Minang
Pekerjaan: Pelajar
Alamat: Jembatan Kembar
Kondisi: Luka pada kaki
2. Muhammad Farel (LR)
Usia: 19 tahun
Suku: Minang
Pekerjaan: Belum bekerja
Alamat: Pasa Hibuah, Kota Payakumbuh
Kondisi: Luka pada pipi kanan dan kaki kiri
3. Syahroni (Suami) (LR)
Usia: 25 tahun
Suku: Badui
Pekerjaan: Buruh
Alamat: Jembatan Kembar
Kondisi: Dalam perawatan
4. Dede Anggraini (Istri) (LR)
Usia: 18 tahun
Suku: Minang
Pekerjaan: Ibu Rumah Tangga
Alamat: Jembatan Kembar
Kondisi: Dalam perawatan
5. Ilmi Yanti (LR)
Usia: 45 tahun
Suku: Minang
Pekerjaan: Ibu Rumah Tangga
Alamat: Ujung Tanah, Kel. Malai III Koto, Kec. Sungai Garinggiang, Kab. Padang Pariaman
Kondisi: Dalam perawatan
Keterangan:
Menurut keterangan beberapa korban yang dirawat di RS YARSI, masih terdapat anggota keluarga mereka yang belum ditemukan. Tim SAR gabungan masih melakukan pencarian di sepanjang aliran sungai dan area terdampak.
—
B. RSUD Kota Padang Panjang
1. Arman Arapika (LR)
Usia: 45 tahun
Suku: Minang
Pekerjaan: Sopir
Alamat: Ujung Tanah, Kel. Malai III Koto, Kec. Sungai Garinggiang, Kab. Padang Pariaman
Kondisi dalam.perawatan