Ratusan Santri Darul Ulum Lakukan Pawai Obor Di Jalan Sekitar Nagari Tigo Jangko Lintau Buo

Ratusan Santri Darul Ulum Lakukan Pawai Obor Di Jalan Sekitar Nagari Tigo Jangko Lintau Buo

Tanahdatar,—Ratusan santri bersama pembina, guru, dan masyarakat sekitar menggelar pawai obor menyusuri jalan-jalan Nagari Tigo Jangko Kecamatan Lintau Buo dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad Saw

Kegiatan diawali di halaman utama pondok dengan prosesi pembakaran obor secara simbolis oleh Pimpinan Pondok, Ustaz Burhanuddin, Lc., M.A, dan  kemudian diberikan kepada perwakilan santri sebagai tanda dimulainya pawai.

Prosesi ini turut disaksikan dan didampingi oleh Wardiantono, Lc., M.Pd, Kepala MA Darul Ulum Tigo Jangko sekaligus Kepala pembina asrama, serta Jafrizal, S.Pd.I, Kepala MTs Darul Ulum Tigo Jangko, bersama jajaran guru dan pengurus pondok.

Obor yang menyala di tangan mereka berpadu dengan lantunan shalawat yang menggema sepanjang perjalanan, menghadirkan suasana religius dan penuh kekhidmatan.

Masyarakat pun antusias menyambut iring-iringan pawai yang melintas, menjadikan malam itu penuh cahaya, doa, dan kebersamaan.

Pawai obor kali ini juga dirangkaikan dengan lomba antarbarisan. Setiap kelompok santri dinilai dari berbagai aspek, mulai dari kerapian langkah, banyaknya obor yang tetap menyala hingga akhir pawai, kekompakan dalam bershalawat, hingga kreativitas dekorasi barisan.

Dewan juri yang berpengalaman di bidangnya turut melakukan penilaian sehingga suasana pawai tidak hanya semarak, tetapi juga kompetitif dan memacu semangat para santri untuk tampil terbaik.

Pimpinan Pondok, Ustaz Burhanuddin, Lc., M.A, menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar tradisi tahunan, tetapi juga wujud nyata kecintaan santri kepada Nabi Muhammad ﷺ.

“Pawai obor ini adalah momentum untuk menumbuhkan cinta Rasulullah ﷺ, memperkuat ukhuwah, serta melatih disiplin dan kebersamaan para santri. Semoga semangat shalawat ini terus hidup dalam diri kita semua,”

Pawai obor Maulid Nabi 1447 H di Pondok Pesantren Darul Ulum Tigo Jangko pun menjadi bukti nyata bahwa cinta kepada Rasulullah ﷺ tidak hanya diucapkan, tetapi diwujudkan dalam kebersamaan, kekompakan, dan semangat syiar Islam.(Rel/mdtk)