Tanahdatar– Turnamen Tenis Meja Luhak Nan Tuo I Tanah Datar 2025 resmi menutup rangkaiannya dengan melahirkan para juara di kategori putra 90+ dan putri 70+. Pertandingan final berlangsung sengit, mempertemukan atlet terbaik dari berbagai daerah di Sumatera Barat.
Pada kategori Putra 90+, dominasi klub Parewa terlihat jelas. Pasangan Mardanus/Hari H (Parewa) berhasil keluar sebagai juara pertama setelah menundukkan rekan satu klubnya, Herman/Dayat (Parewa), di partai puncak. Sementara itu, posisi ketiga diraih pasangan Dendi/Andru dari Tanah Datar, disusul Medi/Udyono (Padang/Solok) di peringkat keempat.
Sementara itu, di kategori Putri 70+, tuan rumah Tanah Datar juga menunjukkan prestasi membanggakan. Pasangan Taflendra/Desi berhasil merebut juara pertama, disusul pasangan sekampung mereka, Rita/Erlina, yang menempati posisi kedua. Peringkat ketiga dan keempat didominasi atlet Bukittinggi, masing-masing pasangan Denny/Yenni dan Espin/Dewi.
Usai pertandingan, penyerahan hadiah dan medali kepada para pemenang dilakukan oleh Ketua Harian PTMSI Tanah Datar Zulkifli Bahri HS, SH, didampingi Sekretaris PTMSI Yholdaveri serta Bidang Humas PTMSI Mustafa Akmal Dt. Sidi Ali, SH, MH. Suasana penuh keakraban dan sportivitas tampak menyertai momen tersebut.
Ketua panitia Zulkifli Bahri HS SH menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta dan penonton yang telah meramaikan turnamen perdana ini. Ia juga menegaskan, keberhasilan acara ini tidak terlepas dari kerjasama yang baik antara panitia, pengurus PTMSI, serta dukungan berbagai pihak, sehingga kegiatan bisa berjalan sukses dan lancar.
Kemudian juga menyampaikan harapan agar turnamen ini tidak hanya berhenti pada seremonial saja, tetapi menjadi awal dari tradisi pembinaan dan kompetisi tenis meja yang berkesinambungan di Tanah Datar. Ia menambahkan bahwa partisipasi masyarakat dan dukungan pemerintah daerah akan menjadi kunci keberlanjutan kegiatan olahraga ini.
Sementara itu, Ketua PTMSI Tanah Datar, Mulyani, juga menyampaikan rasa bangganya atas suksesnya penyelenggaraan turnamen ini. Menurutnya, kegiatan ini menjadi bukti semangat kebersamaan dalam mengembangkan olahraga tenis meja di Tanah Datar. “Alhamdulillah, turnamen ini berjalan sukses. Semoga ke depan semakin banyak atlet Tanah Datar yang berprestasi dan mengharumkan nama daerah,” ujarnya.
Ke depan, PTMSI Tanah Datar berkomitmen menjadikan turnamen ini sebagai agenda tahunan. Selain itu, pembinaan atlet usia dini juga akan lebih diperkuat agar lahir bibit-bibit baru yang mampu bersaing di level provinsi maupun nasional. Dengan dukungan pemerintah daerah, masyarakat, dan pecinta olahraga, tenis meja di Tanah Datar diharapkan semakin berkembang dan berprestasi.(mdtk)