Tanahdatar, –Anggota Komisi XIII DPR RI baik kedatangan Anggota Komisi XIII DPR RI M. Shadiq Pasadigoe merasa prihatin tingginya Tingkat Oversitas Rutan Batusangkar dan Banyak warga binaan dari Kasus Narkoba
Keprihatinan itu disampaikan M Shadiq Pasadiqoe ketika melakukan kunjungan dalam agenda reses perorangan yang juga ikut mendampingi Nasrul A S.SosI, MM dan Ustad Hamidi yang ikut memberikan tausyiah Di Rutan tersebut
Sebelumnya Kepala Rutan Batusangkar Elfiandi menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas kehadirannya bapak menyerap aspirasi dan menjadikan Rutan Batusangkar sebagai objek giat reses.
Sekaligus juga menyampaikan permohonan maaf karena inilah kondisi Rutan Batusangkar dan saat ini Rutan Batusangkar dihuni oleh 124 warga binaan yang terdiri dari 100 orang Narapidana dan 24 Tahanan. Ia mengatakan kondisi Rutan sudah mengalami overkapasitas.
“Dari Kapasitas yang hanya 35 orang, artinya tingkat overkapasitas di Rutan Batusangkar sudah mencapai 254,29 %”, lanjut Karutan.
Karutan turut menyampaikan penghuni Rutan Batusangkar didominasi tindak pidana Narkotika sebanyak 74 orang atau 60 %. Selebihnya ada Perlindungan Anak 17%, Pencurian 10,5 % dan lain-lain.
Terakhir Karutan menghimbau agar Warga Binaan mengikuti kegiatan dengan baik dan menunjukkan tekad untuk berubah ke arah yang lebih baik.
“Mudah mudahan kehadiran Bapak tentu memberikan rasa bahagia karena kami disini merasa diperhatikan dan mendapat dukungan dari Bapak selaku putra daerah Kabupaten Tanah Datar”
Dalam kunjungan itu M Shadiq Pasadigoe menjelaskan tugas Komisi XIII DPR RI berkaitan dengan HAM, Imigrasi, Pemasyarakatan dan Penanggulangan Terorisme.
“Saya sudah banyak mengunjungi lapas dan rutan, banyak yang memprihatinkan namun disini tergolong cukup baik walaupun perlu peningkatan. Ini merupakan tugas kami di Komisi XIII DPR untuk menyampaikan perbaikan yang perlu dilakukan kepada Pemerintah. Jika ada hal – hal yang diperlukan, Pak Karutan bisa menghubungi saya nantinya”, ucap Shadiq.
“Mengenai anggaran Warga Binaan sudah menjadi kajian kami di Komisi XIII DPR termasuk Tukin pegawai yang belum sepadan dengan resiko dan beban kerja. Kami tentunya akan berupaya melakukan peningkatan dengan mengkajinya bersama Pemerintah
Kemudian untuk kasus Narkoba yang meningkat M Shadiq Pasasidigoe juga perlu dilakukan rehabilitasi apalagi saat ini Pemerintah juga membahas mengenai Amnesti untuk menanggulangi tingkat Overkapasitas di Lapas dna Rutan seluruh Indonesia.
Karena itu “Tidak ada yang ingin jadi warga binaan, oleh karena itu, tunjukanlah rasa bersalah dan lihatkanlah penyesalan kenapa harus berada disini
.Kami harap rekan-rekan mengisi waktu yang bisa membuat kita berubah setelah kembali ke masyarakat nantinya Karena amnesti diberikan tbagi Warga Binaan yang betul betul berubah dan berkelakuan baik dan jangan mengulangi perbuatan yang sama setelah bebas nanti
Saya harap kepada warga binaan, dalam menjalani cobaan ini yang terpenting ada rasa penyesalan. Jangan lupa Shalat dan mengaji selama menjalani pembinaan di Rutan ini. Dan setelah keluar nanti, jadilah orang baik dan jangan niat untuk kembali ke Rutan ini.
“Jadi saudara-saudara sekalian, bersabar menerima cobaan ini semoga ada manfaatnya dan faedahnya, kuncinya bagaimana memasyarakatkan warga binaan menjadi orang yang baik, kalau sudah kembali ke masyarakat,
Kemudian dilanjutkan dengan Tausiyah dari Buya H. Hamidi yang menyebutkan tidak ada seorangpun yang menyatakan dirinya bersih dan tidak bersalah dan juga tidak menginginkan diri masuk Rutan karena itu jadikan ini instropeksi diri bagi kita dan warga warga binaan mengikuti kegiatan pembinaan yang dilakukan petugas Rutan Batusangkar dengan baik dan menyesali perbuatan serta tidak akan mengulangi kembali di kemudian hari.
Kemudian ditutup dengan makan bersama seluruh Warga Binaan dan Jajaran Petugas Rutan Batusangkar beserta Anggota Komisi XIII DPR RI dan yang ikut mendampingi (mdtk)