PADANG PANJANG,—28 Sekolah yang terdiri dari 20 SD dan delapan SLTPKota Padang Panjang menampilkan berbagai pertunjukan seni dalam Gerakan Seniman Masuk Sekolah (GSMS) kerja sama dengan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbud Ristek). di Gedung Pertunjukan Hoeridjah Adam Institut Seni Indonesia (ISI) Padang Panjang,
Kegiatan itu juga dihadiri Ketua DPRD, Imbral, SE, Kapolres, AKBP Kartyana Widyarso Wardoyo Putro, SIK, MAP, Kajari, Jerniaty, MH, Rektor ISI, Dr. Febri Yulika, S.Ag, M.Hum dan Danyon B Pelopor Brimob Sumbar, Kompol Jendrival, kepala OPD dan lainnya
Penjabat (Pj) Wali Kota, Sonny Budaya Putra, AP, M.Si menyambut baik terlaksananya kembali kegiatan ini untuk kelima kalinya atas fasilitasi Kemendikbud Ristek.
“Kita memberikan apresiasi yang tinggi kepada Kemendikbud Ristek yang telah memfasilitasi pelaksanaan GSMS, yang hanya dilaksanakan di tiga daerah di Provinsi Sumatera Barat, salah satunya Padang Panjang. Kita sangat bersyukur telah ditunjuk sebagai pelaksana event berskala nasional ini,” tuturnya.
semoga program ini dapat dilaksanakan secara berkelanjutan agar siswa-siswi memiliki nilai kreativitas yang tinggi sesuai dengan norma yang berlaku.
Kepala Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah III Sumbar, Undri, S.S, M.Si menyatakan, GSMS merupakan program unggulan dari Direktorat Jenderal Kebudayaan Kemendikbud Ristek yang telah dilaksanakan sejak 2020.
“Program ini menunjukkan peningkatan jumlah seniman dari setiap sekolah setiap tahunnya. GSMS memberikan pelajaran kesenian yang mengedepankan nilai-nilai kebudayaan kepada siswa di sekolah, (m.akmal)