PADANG PANJANG, Penjabat (Pj) Wali Kota, Sonny Budaya Putra, A.P, M.Si hadiri kegiatan Subuh Mubarakah di Masjid Zu’ama Jembes, Kelurahan Pasar Usang, Ahad (6/10/2024).
Kegiatab itu juga dihadiri Pj Sekdako, Dr. Winarno, ME, Ketua MUI Padang Panjang, Zulhamdi, LC, MA, anggota DPRD Sumbar yang juga pengurus Masjid Zu’ama, Erick Hamdani, SE Datuak Ambasa, kepala OPD, camat, lurah serta jemaah beberapa masjid di Kota Padang Panjang.
Penjabat (Pj) Wali Kota, Sonny Budaya Putra, A.P, M.Si dalam sambutannya menekankan pentingnya kegiatan seperti ini sebagai sarana silaturahmi.
“Setelah ceramah, kita bisa berdiskusi. Kehadiran pemerintah di sini menunjukkan komitmen untuk bersama-sama membangun masyarakat, apalagi kegiatan ini berlangsung di tengah masa puncak kampanye Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) yang dimulai sejak 25 September hingga 23 November 2024 mendatang.
Ini adalah saat yang krusial bagi calon kepala daerah untuk menyampaikan visi dan misi mereka secara langsung kepada masyarakat. “Ada tiga calon yang diusung, semua adalah putra-putra terbaik Padang Panjang. Siapapun yang terpilih adalah pilihan masyarakat,” tl
Sonny juga mengingatkan bahwa demokrasi adalah tentang memilih dan menentukan masa depan bersama. “Dalam setiap pertarungan antarcalon, kita sebagai masyarakat harus tetap rukun. Perbedaan pendapat dalam demokrasi adalah warna yang memperkaya kita,”
Soony juga menekankan pentingnya peran pengurus masjid dalam memberikan ruang bagi kreativitas dan kegiatan positif untuk anak-anak di sekitar Masjid Zuama Jembes.
“Mari bergabung dalam program Remaja Islam Masjid (Risma) dan bersama-sama kita pastikan anak-anak kita tumbuh di lingkungan pergaulan yang baik dan sehat,” ucapnya sembari berharap partisipasi aktif remaja dalam kegiatan keagamaan dan sosial.
Ustaz Drs. H. Alizar, M.Ag, memberikan tausiyah dengan tema yang mengajak untuk bersyukur. dan menekankan empat hal yang harus disyukuri. Yaitu nikmat hidup, kesehatan, nikmat melaksanakan ibadah ke masjid dan nikmat masih bisa menimba ilmu agama dengan mendengarkan ceramah agama di masjid.
“Mari kita renungkan dan mensyukuri nikmat-nikmat tersebut sebagai motivasi untuk terus berbuat kebaikan, sehingga kita menjadi seseorang yang husnul khotimah. Dengan memperbanyak amal dan beribadah, kita diharapkan dapat mencapai akhir yang baik di sisi Allah,(m.akmal)