Payakumbuh —Pj Wali Kota Payakumbuh Suprayadi canangkan Berbudaya Minangkabau di Sekolah di aula ngalau indah lantai III kantor Wali Kota Payakumbuh
Pencanangan dihadiri Forkopimda, Lurah, seluruh kepala sekolah TK, SD, dan SMP/sederajat di kota Payakumbuh, guru penggerak, pengawas dan tokoh masyarakat.
Selain pencanangan, Dinas Pendidikan juga memberikan penghargaan dan apresiasi pendidikan terhadap Unit pelaksana Teknis (UPT) Kementerian Pendidikan dan kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemdikbudristek) RI di Sumatera Barat dan Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Barat yang telah berperan besar dalam menunjang Pendidikan di Kota Payakumbuh.
Pj Wali Kota Payakumbuh sangat bersyukur atas terselenggaranya kegiatan Pencanangan Berbudaya Minangkabau di Sekolah ini.
Kegiatan ini merupakan langkah penting dalam upaya kita untuk melestarikan dan menanamkan nilai-nilai budaya Minangkabau kepada generasi muda,”
Selain itu, kita menghidupkan kembali seni dan budaya asli daerah melalui berbagai kegiatan kesenian Minangkabau di sekolah. Ini adalah langkah penting untuk melestarikan dan menghargai warisan budaya kita,”
Budaya Minangkabau merupakan kekayaan bangsa yang harus dijaga dan dilestarikan. Dimana budaya ini mengandung banyak nilai-nilai luhur yang dapat menjadi pedoman hidup bagi kita semua. Nilai-nilai seperti gotong royong, musyawarah mufakat, dan adat basandi syarak, syarak basandi kitabullah, merupakan landasan moral yang penting bagi masyarakat Minangkabau.
“Oleh karena itu, saya sangat mengapresiasi langkah Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh dalam mencanangkan program Berbudaya Minangkabau di Sekolah. Program ini diharapkan dapat menjadi wadah bagi siswa untuk mempelajari dan mengamalkan nilai-nilai budaya Minangkabau dalam kehidupan sehari-hari,”
“Saya berharap program Berbudaya Minangkabau di Sekolah setiap hari kamis ini dapat berjalan dengan sukses dan berkesinambungan. Marilah kita bersama-sama mendukung program ini, demi tercapainya generasi muda yang berkarakter dan berbudaya Minangkabau yang luhur,”
“Mari kita jadikan “Kamis Berbudaya Minangkabau” sebagai hari kebanggaan kita, menunjukkan cinta dan rasa hormat kita terhadap budaya Minangkabau. Saya yakin, melalui program ini, kita dapat menanamkan nilai-nilai luhur kepada generasi muda kita,”
Program “Berbudaya minang kabau di sekolah setiap hari kamis “, yang akan kita laksanakan di seluruh sekolah di Payakumbuh. Terutama Kepada UPT (Unit pelaksana teknis) Kemdikbudristek RI Balai besar penjaminan mutu pendidikan (BBPMP) Provinsi Sumatera Barat, Balai Guru Penggerak Sumatera Barat, Balai Bahasa Sumatera Barat, dan Dinas Provinsi Sumatera Barat Forkopimda Kota Payakumbuh Dinas Pendidikan serta Kepala Sekolah atas dukungan terhadap perkembangan kota Payakumbuh,” imbuh SuprayitnoK
Kepala Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh Dasril mengakui sebelumnya telah dilakukan kegiatan pembiasaan penerapan berbudaya Minangkabau di Satuan Pendidikan yang ditetapkan pada setiap hari Kamis.
Dimana bentuk pembiasaan tersebut diantaranya memakai pakaian baju kuruang basiba untuk perempuan dan baju taluak balango/guntiang cino bagi laki-laki, menerapkan bahasa Minangkabau sesuai dialek daerah setempat, menyediakan kuliner asli Minangkabau yang memenuhu standa rkesehatan di kedai/kantin sekolah, serta menampilkan kesenian, keterampilan, kerajinan, permainan dan olahraga tradisi Minangkabau pada setiap aktivitas di satuan pendidikan.
“ sebagai upaya mengangkat kearifan lokal Kota Payakumbuh dan pewarisan budaya Minangkabau agar tidak hilang tergerus oleh perubahan zaman. Dengan demikian diharapkan dapat berdampak kepada siswa dalam menerapkan nilai-nilai budaya yang ada di lingkungan tempat tinggalnya serta mampu mengembangkan keterampilan dan kearifan tradisional Minangkabau (in syahril)