Bupati Pasaman Hadiri Prosesi Balimau Rang Pauh Durian Tinggi

Bupati Pasaman Hadiri Prosesi Balimau Rang Pauh Durian Tinggi

Pasaman,—Bupati Pasaman Sabar hadir menyaksikan prosesi balimau yang berpusat di halaman masjid raya Pauh Durian Tinggi

Prosesi itu juga dihadiri  Forkopimda, Kepala OPD dan ratusan masyarakat tumpah ruang menghadiri Prosesi balimamau yangbdiawali dengan doa dan pasambahan di rumah gadang pucuk adat suku koto tanjuang alai Datuak Majo indo,

Rombongan Niniak mamak dan tokoh adat tersebut bersama  Bupati Sabar AS, berjalan arak arakan sepanjang lebih kurang 1 ( satu) kilo meter, menuju titik temu masjid Raya Pauh Durian tinggi , dan disambut oleh cucu kamanakan Kaum Datuk Majo Indo Pucuak Bulek Urek Tunggang Pauah Ujuang Tanjuang Lubuksikapiang dan kaum Datuak Majo Batuah pucuak adaik Nagari Durian Tinggi

Sesampai di Masjid Raya Pauah Durian Tinggi di tampilkan silek Songsong dari cucu keponakan dari Datuk Majo Indo dan Datuak Majo Batuah.

Sesampai di halaman Nasjid raya Pauh Durian Tinggi dilanjutkan dengan acara balimau dan ber maaf – maafkan dengan seluruh yang hadir di kegiatan tersebut serta di tutup sholat Maghrib berjamaah

Salah seorang Niniak Mamak Pauh Tomi Irawan sandra Dt Majo indo  mengatakan, Kegiatan tradisi balimau tersebut yang dilaksanakan oleh tokoh adat, anak nagari dan rang sumando nagari pauh tersebut sudah sejak lama diselengarakan , namun untuk beberapa tahun ini baru dapat diselenggarakan secara besar besaran,

Mudah mudahan kegiatan ini bisa kita laksanakan di tahun selanjutnya dengan lebih meriah.

Selain itu yang lebih utama adalah kegiatan ini untuk menjalin silahturahmi antara masyarakat Nagari Pauh dan Nagari Durian Tinggi yakni cucu keponakan Datuk Majo Indo dan Datuk Majo Batuah.Tambah Tomy

Bupati Pasaman, Sabar AS menyampaikan   Atas nama Penerintah Daerah Kabupaten Pasaman sangat mengapresiasi tradisi balimau ini sehingga kekeluargaan dan persaudaraan terjalin semakin bagus.

Dalam pelaksanaan ibadah bulan suci Ramadhan ini sehingga kita dapat meningkatkan ibadah dan taqwa kepada Allah SWT, dan kita dapat mengimplementasikan adat basandi syara’, syarak basandi kitabullah (lukman hasibuan)