Pasbar,–Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat bekerjasama dengan Yayasan Cipta melalui dukungan Tanoto Foundation melaksanakan pendampingan teknis dan advokasi strategi komunikasi perubahan perilaku dan penguatan 8 Aksi Konvergensi di Kabupaten Pasaman Barat.
Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat melakukan evaluasi bersama Yayasan Cipta, Tanoto Foundation dan stakeholder terkait lainnya, di Aula Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda) Pasbar yang diikuti oleh kepengurusan Yayasan Cipta dan Tanoto Foundation, Bappeda Provinsi Sumatera Barat dan stakeholder terkait melalui zoom meeting.
Wakil Bupati Risnawanto selaku Ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Kabupaten Pasaman Barat menjelaskan bahwa kerjasama dan dukungan yang diberikan Yayasan Cipta dan Tanoto Foundation kepada Pemkab Pasbar dalam rangka percepatan penurunan stunting telah memasuki tahun ketiga.
“Terima kasih kami ucapkan atas kerjasama tiga tahun ini. Dukungan Tanoto Foundation dan Yayasan Cipta yang telah melaksanakan pendampingan teknis dan advokasi strategi komunikasi perubahan perilaku dan penguatan 8 Aksi Konvergensi di Kabupaten Pasaman Barat,”.
Salah satu upaya yang telah dilakukan pemerintah Kabupaten Pasaman Barat dalam percepatan penurunan angka stunting dan pencegahan kasus stunting, Pemkab Pasbar juga melakukan kolaborasi bersama perusahaan swasta dan BUMN sebagai bapak asuh anak stunting.
“Kami telah melaksanakan suatu kegiatan dalam rangka penurunan stunting. Kolaborasi dengan pihak-pihak perusahaan swasta dan BUMN di kabupaten Pasaman Barat juga sudah kami lakukan. Perusahaan juga kami harapkan sebagai bapak asuh anak stunting. Karena upaya penurunan angka stunting bukan hanya tugas dan tanggung jawab pemerintah daerah saja. Namun, di sini juga ada keterlibatan dari pihak-pihak dan stakeholder, perusahaan swasta maupun perusahaan BUMN, melalui CSRnya yang berkaitan dengan penurunan angka stunting di Kabupaten Pasaman Barat,”
Dengan telah dilaksanakannya Pelatihan Peningkatan Kapasitas Tokoh Kunci Da’i melalui Strategi Komunikasi Perubahan Perilaku dalam Percepatan Penurunan Stunting di Kabupaten Pasaman Barat, diharapkan para Da’i dan ulama ikut berperan aktif di tengah-tengah masyarakat mensosialisasikan tentang pola hidup bersih dan sehat serta pola asuh anak yang tepat.
“Dilibatkannya para Da’i Nagari sebagai tokoh kunci dalam menangani stunting melalui strategi komunikasi perubahan perilaku, kami berharap para Da’i Nagari dan para ulama yang ada di Kabupaten Pasaman Barat ikut berperan di tengah-tengah masyarakat memberikan sosialisasi tentang penanganan stunting ini,” harapnya.
Kepala Bappelitbangda Pasbar Harlina Syahputri mengucapkan terima kasih kepada pihak Tanoto Foundation dan Yayasan Cipta yang telah melakukan pendampingan teknis dan advokasi strategi komunikasi perubahan perilaku dan penguatan 8 Aksi Konvergensi dalam upaya penurunan angka stunting di Kabupaten Pasaman Barat.
Dan berharap kerjasama dan pendampingan yang diberikan dapat terus berlanjut pada tahun selanjutnya, sehingga target penurunan angka stunting dapat terwujud. (Lukman Hasibuan)