1.606 Hafiz dan Hafizah Diwisuda Bupati Benny Utama Dalam Mengwujudkan Pasaman Menjadi Perkampungan Al-Quran

1.606 Hafiz dan Hafizah Diwisuda Bupati Benny Utama Dalam Mengwujudkan Pasaman Menjadi Perkampungan Al-Quran

Pasaman,—Sebanyak 1.606 hafiz dan hafizah Diwisuda Bupati Pasaman dalam rangka mengwujudkan Pasaman Menjadi Perkampungan Al-quran

Wisuda tersebut berlangsung Khitmat dihadiri Anggota Forkopinda, Pimpinan OPD camat dan wali nagari se-Pasaman  dan betul berlangsung  semarak dan meriah disamping itu ditampilkan sejumlah atraksi seni budaya islam dan lantunan lagu-lagu islami yang menyentuh hati. dilaksanakan dihalaman  Kantor Bupati Pasaman

Bupati Pasaman Benny Utama mengakui Berbagai upaya terus dilakukan di masa pemerintahan Benny Utama di Pasaman. Diantaranya menargetkan wisuda 1000 tahfidz Alquran setiap tahun

Memberi reward yang pantas bagi penghafal Alquran, serta upaya lain melalui surat edaran bupati untuk meramaikan masjid dan gerakan maghrib mengaji sampai menjelang Isya.

Bupati Benny minta para penghafal Al-Quran 30, 20 dan 15 juz untuk tampil ke atas panggung.dan  para penghafal Al-Quran sangat wajar diberi penghargaan yang layak, buah dari kesungguhannya.

“Bagi yang hafal 30 juz diberi hadiah berangkat umrah, sama dengan hadiah tahun sebelumnya. Sedangkan yang hafal 20 juz menerima hadiah Rp5 juta dan yang hafal 15 juz masing-masing Rp2,5 juta,”  H. Benny Utama.

Khusus hafalan 20 dan 15 juz hadiahnya langsung dari Bupati. Sementara hadiah umroh dianggarkan melalui APBD Kabupaten Pasaman.

“Ini merupakan motivasi bagi kita semua. Diharapkan akan mampu mendorong keinginan semua pihak untuk menjadi penghafal Al-Quran yang baik di Kabupaten Pasaman,”

Pemerintah Kabupaten Pasaman ingin menjadikan Pasaman sebagai perkampungan Al-Quran yang terbesar. Dan program Ini sejalan dengan prioritas pertama dari 10 program prioritas utama pembangunan Pasaman, yakni Mewujudkan Masyarakat Kabupaten Pasaman yang Beriman dan Bertaqwa (Berimtaq).

Bupati menilai program Pasaman Berintaq sangatlah penting, terutama bila dihadapkan dengan tantangan zaman yang semakin berat. “Anak-anak Pasaman harus memiliki bekal agama dan moralitas yang kuat agar tidak mudah terpengaruh oleh perubahan zaman,”

Bupati Benny meminta kepada para penghafal Al-Quran untuk menjaga hafalannya. Karena menjaga hafalan Al-Quran jauh lebih berat dari pada memulai menghafalnya dan minta pengawasan orangtua bagi anak-anaknya yang telah hafal Al-Quran.

“Bapak dan Ibu wajib bangga punya anak hafal Al-Quran, karena dijanjikan mahkota di alam akhir nanti.” dan jumlah peserta tahun ini meningkat dan tahun sebelum diikuti 800-an peserta (Lukman Hasibuan)