Tanahdatar, —Bawaslu Kabupaten Tanah Datar sosialisasikan rekrutmen penerimaan Pengawas TPS (Tempat pemungutan Suara) pada pemilu 2024 terkait akan dilakukan seleksi Pengawasan Pemilu untuk ditempatkan di seluruh TPS yang ada di Kabupaten Tanah Datar
Sosialisasi tersebut langsung diberikan Ketua Bawaslu Kabupaten Tanah Datar Andre Azki S.Hum kepada seluruh Panwaslu Kecamatan dan juga dihadiri dari unsur Kesbangpol, Polres Tanah Datar dab Padang Panjang serta dua orang wartawan dari PWI Tanah Datar Mustafa Akmal dan Bakhtiar Danau dan Dari KWRi Bonar Surya Dinata dan Murni Yenti
Menurutnya pembentukan Pengawas TPS ini merupakan amanat dari UU No 7 tahun 2017 dan ini sangat penting. Karena menurutnya, melalui pengawas-pengawas Pemilu inilah akan tercipta Pemilu yang jujur, adil, dan berintegritas. Dan ini bagian dari ikhtiar Bawaslu untuk mencari para pengawas TPS yang berkualitas, berkomitmen dan berintegritas.
“Kesuksesan pemilu berawal dari pengawas-pengawas pemilu, Kami berharap dengan adanya sosialisasi ini betul muncul TPS yang berintegritas, berkualitas dan berkomitmen tinggi, dan bagaimana menegakkan pengawasan dalam menciptakan Pemilu yang jujur dan adil sesuai harapan kita semua. Sahut komar.
Karena pemilu 2024 sangat membutuhkan para pengawas yang siap menjadi garda terdepan di TPS demi menjamin pemilu jujur dan Adil serta berintegritas tinggi.
Karena itulah kita ingatkan Panwaslu Kecamatan untuk selalu menjaga marwah lembaganya terutama dalam menempatkan rekrutmen penerimaan Pengawas TPS(Tempat pemungutan Suara) pada pemilu 2024,
Artinya untuk Tanah Datar kita akan merekrut satu orang pengawas dari 1228 TPS yang tersebar di 75 Nagari dari 14 Kecamatan
Sedangkan pengumuman pembukaan untuk pengawas sudah kita umumkan berapa hari lalu dan penerimaan pengawas itu dimulai Selasa besok (2/1) melalui panwaslu Kecamatan
Namun ketua Bawaslu memprediksi jumlah peserta pendaftaran untuk menjadi panwas untuk seluruh TPS itu akan mencapai ribuan orang yang akan mendaftar sedangkan kita butuh sesuai dengan jumlah TPS yang kita miliki
Karena itulah kepada anggota pawaslu tingkat kecamatan saya minta untuk mempedonani aturan penerimaan pengawas sehingga hasil seleksi itu berjalan sesuai dengan aturan yang berlaku
Kita juga tetap minta peran aktiv masyarakat termasuk wartawan untuk mewujudkan Pemilu yang Demokrasi dan bermartabat maka perlu kiranya ada peran aktif masyarakat sebagai pemilik kedaulatan penuh dalam Pemilu.
Karena tanggungjawab Pemilu tidak hanya pada Pemerintah dan Penyelenggara Pemilu akan tetapi berlaku juga bagi seluruh lapisan masyarakat, untuk itu sekali lagi ia berpesan agar masyarakat dapat lebih pro aktif menjaga Pemilu ini dengan baik.
“Semua masyarakat bertanggungjawab atas suksesnya Penyelenggaraan Pemilu, karena prinsipnya sebuah demokrasi itu dari rakyat, oleh rakyat dan untuk rakyat, jadi besar harapan kami agar masyarakat dapat turut serta menjaga Pemilu ini dengan sebaik-baiknya termasuk menangkal isu-isu negatif, berita hoax, Politisasi SARA dan politik uang” (mdtk)